Selamat siang sobat
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kegiatan analisa dilingkup laboratorium Pabrik Gula
Seperti yang kita ketahui, tetes dihasilkan sebagai hasil samping industri Gula. Meskipun tetes sebagai hasil samping ( bukan produk utama) namun tetes atau mollsses sendiri digunakan sebagai salah satu bahan baku industri penyedap rasa.
Namun sebagai bahan baku penyedap rasa, tentunya tetes yang digunakan mempunyai kriteria tertentu yang masuk standar, diantaranya nilai optical density ( OD)
nah.., langsung saja berikut saya sampaikan prosedur analisa untuk mengukur OD larutan tetes.
semoga bermanfaat..!

Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kegiatan analisa dilingkup laboratorium Pabrik Gula
Seperti yang kita ketahui, tetes dihasilkan sebagai hasil samping industri Gula. Meskipun tetes sebagai hasil samping ( bukan produk utama) namun tetes atau mollsses sendiri digunakan sebagai salah satu bahan baku industri penyedap rasa.
Namun sebagai bahan baku penyedap rasa, tentunya tetes yang digunakan mempunyai kriteria tertentu yang masuk standar, diantaranya nilai optical density ( OD)
nah.., langsung saja berikut saya sampaikan prosedur analisa untuk mengukur OD larutan tetes.
semoga bermanfaat..!
Analisa OD Tetes
Alat dan Bahan:
1.
Tetes untuk sampel
2.
Spektrofotometer
3.
Refraktrometer
4.
Timbangan Analitik atau Top
loading balance
5.
Cawan/gelas kimia 100 ml
6.
Labu ukur 500 ml
Cara Kerja :
Ditimbang 1,0 gr tetes dalam cawan,
tambahkan +/- 20 ml H2O,
larutkan.
§
Setelah larut, masukkan kedalam
labu ukur 500 ml, tambahkan H2O sampai garis tanda.
l
§
Tentukan BJ(berat jenis) melalui pengukuran briks menggunakan Refraktometer
§
Ukur absorban(Abs) contoh pada spektrtofotometer dengan panjang gelombang 400 nm, menggunakan kuvet tebal 1 cm
Perhitungan:
Abs
x BJ x 500
OD Tetes = ----------------------
Berat contoh
oke, selamat mencoba...
Komentar
Posting Komentar